(0362) 24457
balitbang@bulelengkab.go.id
Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah

RAKER PENGELOLAAN WEBSITE PEMKAB BULELENG

Admin balitbang | 04 Maret 2021 | 1873 kali

Rapat kerja (Raker) ini sebagai evaluasi tahunan bagi para pengelola website pada masing-masing instansi Pemkab Buleleng. Evaluasi bertujuan untuk memecahkan setiap permasalahan, baik yang bersifat teknis maupun non teknis. Dipimpin Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng (Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si.), didampingi Kepala Bidang Tata Kelola dan SDM SPBE (Ngakan Gde Dwi Dharma Yudha, SE.,M.PA.), dan Programer (Aat Rayudha), raker berlangsung hari ini (4/3) melalui zoom meeting, dengan diikuti para pengelola website se-Kabupaten Buleleng.

 

Kadis Kominfosanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa situs web sudah lama dipergunakan sebagai wahana dalam menyebarluaskan informasi. Peran dari situs website yaitu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama dalam hal pembangunan di Buleleng. Setiap Badan Publik wajib mengupdate setiap kegiatannya, dan oleh sebab itu, para petugas website memiliki peran yang sangat penting, baik mengelola, mencari data, serta mempublikasikannya. Kadis Kominfosanti juga menyampaikan apresiasi kepada SKPD yang mendapatkan penghargaan dari Komisi Informasi Propinsi Bali, sebagai Badan Publik Informatif di tahun 2020.

 

Selanjutnya, Kepala Bidang Tata Kelola dan SDM SPBE menyampaikan dasar hukum yang melandasi website Pemkab Buleleng, diantaranya UU Nomor 11 Tahun 2008, UU Nomor 14 Tahun 2008, dan Peraturan Bupati Buleleng Nomor 17 Tahun 2017. Dengan adanya dasar hukum yang kuat, maka website akan sangat mendukung percepatan pelaksanaan e-Government Pemkab Buleleng. Rencana ke depan yang akan segera dilakukan yaitu pengelolaan website secara mandiri, dengan tujuan agar tidak ketergantungan pada penyedia, memudahkan jika ada penambahan fitur, dan penyimpanan database di server sendiri. Sementara Programer Kominfosanti menyampaikan bahwa pada 1 April mendatang akan launching tampilan website yang baru, dan secepatnya akan dilaksanakan pelatihan bagi para pengelola/operator. Hal penting yang mesti dilakukan para pengelola saat ini adalah memback up data yang sudah diposting pada website, sebab data tersebut tidak lagi bisa diakses ketika tampilan website yang baru sudah aktif. (Yan Widya/Balitbang/21).